Sudah lama sepertinya kita
ada dalam satu cerita ini. Jika kamu bertanya detail waktu itu akan aku jawab
tanpa ragu. Kita saling mengenal tidak dengan cara yang bisa. Manaruh
kepercayaan pada ketikan setiap tone keyboard untuk mengenal itu adalah kita lampau. Apa kau ingat dimana pertama kali kita saling menyapa? Hingga hari aku
masih sangat mengingat detak jatung berdebar saat jabat tangan itu. Aku
tahu kamu lah yang akan mengawali cerita kau dan aku. Di hari yang biasa kamu
yakinkan aku untuk temani setiap genggam tangan ini, setiap peluk yang begitu
membuatku nyaman, tatapan hangat yang kadang aku rindukan. Kita pernah
lewati hari yang menua bersama senja merona di ufuk barat. Habisi malam tak peduli
dingin yang menusuk karena kita nikmati saat itu. Seringan aku berhayal
tentang kita menua bersama duduk di sofa favoritmu dan aku ada di sampingmu
tanpa ragu hingga akhir.
Waktu cepat berlalu
sepertinya, ya 6 tahun sudah cincin ini melingkar di jariku. Kamu yang selalu
bisa menjadi kekasihku, duniaku, sahabatku, penghiburku dan kamu adalah
kekuatanku hingga saat ini. Tolong katakan ini bukan akhir dari waktu yang
sudah kita lalui. Bagaimana mungkin aku
tidak merindu, saat aku begitu merindukanmu. Semoga kamu tidak lupa akan semua
mimpi yang kita tulis bersama.
#Rasa yang tidak dapat terucap