#DIAM#
Gak kan banyak protes atas semua
yang gw rasa, atas semua yang menghantui semua ini, atas nama apapun. Diam memang
bukan jawaban, tapi itu adalah keputusan yang dipilih untuk menjawab pertanyaan
kepada diri sendiri.
Rasa ini
mungkin akan kembali datang pada kita yang tidak tahan akan godaan rasa yang
lain, ya rasa yang bertubitubi datang menusuk hati dan pikiran ini. Mereka menyusup
lewat selala-selala tubuh ini dan membentuk koloni. Mereka akan semakin besar dan berkembang
seperti virus yang takan tertahankan lagi hingga mencapai klimaksnya. Apa kau pernah memikirkan itu, ya tentu saja
kau masih memikirkan itu.
Mungkin
kau memang sedang menunggu bom waktu ini meledak dengan sangat dasyatnya di
dalam diri ini, mungkin kau akan bertepuk tangan, mungkin kau akan tertawa,
mungkin kau akan menangis, mungkin kau akan menyesal atau mungkin itu yang kau inginkan.
pernah
kau merasa sedikit saja tentang semua ini, bahkan sekarang pun aku hampir tidak
mengenal siapa yang ku rasa ini, siapa yang ku pikirkan, siapa yang ku
bicarakan.
#DIAM
Tidak ada komentar:
Posting Komentar