Wikipedia

Hasil penelusuran

Minggu, 30 Desember 2012

Terpesona


Terlalu cepat hari ini berputar, terlalu singkat aku merasakan semua. Terlalu sibuk dia dengan berbagai aktifitasnya yang bahkan membuat dia lupa dengan harinya.

Aku coba melihat ini dengan sangat detail, aku ingin merekam seluruh sudut ruangan itu dengan sangat detail, aku ingin mengingat dia begitu dekat bahkan sangat detail. Aku gak peduli sedikit apapun waktu yang aku punya untuk memandang dia dari bebagai sudut manapun. 

Biarkan aku ada di samping dia untuk beberapa saat saja, hanya untuk beberapa saat saja. Biarkan aku memandangmu dengan sangat jelas agar rasa ini terus hidup. Aku nggak menuntut lebih untuk dia yang tepat ada sangat dekat dengan rasa ini.

Hari sudah malam sepertinya, dan aku tidak merasa bahwa aku hadir di hari ini. Berlari begitu cepat waktu berganti. Namun aku suka dengan posisi aku saat ini. Dia ada tepat didepan pandangan mata telanjang ini. Dia terlihat begitu berbeda, dia terlihat begitu mempesona dengan perubahan itu. Dia terlihat begitu cantik namun sederhana, dan aku suka. Ingin aku membelai dan memeluknya tanpa aku harus berkata apapun.

Aku tau mengingkari tidak pernah bisa aku lakukan untuk rasa yang satu ini. Bahkan saat kau ada begitu dekat, aku hanya bisa diam menikmati rasa yang terpendam.

Bolehkah aku memelukmu kali ini.

#kau begitu mempesona hati ini, dan aku sangat suka


Kamis, 27 Desember 2012

Senyummu Inginku


Buatlah sesuatu yang mewarnai hari – hari mu lagi. Jangan biarkan semua ini menjadi abu – abu. Aku selalu menikmati semua senyuman yang tergmbar jelas dari wajahmu. Semua itu membuat aku kuat saat aku melihat senyum itu terpancar atas wajahmu. Bahkan betapa terpuruknya rasa dan hati ini, senyummu menjadi doping buatku.

# Biarkan, walau aku hanya menikmati senyumu saja, KAMU.

Selasa, 18 Desember 2012

Aku Kamu


Kenapa kita harus saling gengsi untuk ungkapkan apa yang sedang dirasa, sedang dipikirkan. Kenapa kita saling diam untuk rasa yang sama dirasakan. Kenapa kita harus saling acuh ungkapkan bahwa kita masih saling membutuh. Kenapa kita harus melebur dengan aktifitas yang padat ini jika hanya untuk menutupi bahwakita punya rasa yang sama.

Apakah kita harus selalu berbahasa bisu untuk ungkapkan apa yang kita mau. Apakah kita cukup dengan meyakinkan diri bahwa kita masih punya rasa yang sama. Apakah kita harus mebuat cerita tanpa aksara tanpa tau apa yang kita rasa. Apakah kita tidak sepantasnya untuk saling mengungkap apakah Kamu Aku.

# ungkapkan dan yakinkan bahwa Aku Kamu.

Senin, 17 Desember 2012

Masih


Kamu yang ada di hati ini, tak pernah tampak seperti wujud. Hanya dapat aku rasa seperti hampa ruang ini. Kamu ada di sini, ia kamu selalu ada di bagian ini, tepat di dalam  sini. Aku simpan rasa tentang kamu dengan rapih, bahkan sangat rapih. sehingga kamu pun tidak menyadarinya. Bodoh mungkin aku meletakan semuanya terlalu dalam dan sangatlah dalam. Sehingga hanya aku yang dapat merasakannya. Kalau nanti rasa ini harus membucah. Maka kamu akan tahu, bahkan tak akan tertampung. Namun jika harus tersimpan selalu di dalam sini. Akan aku simpan semuanya dengan sangat rapih hingga aku pun tak pernah sadar akan kita.Akan rasa kita.

#bahkan rasapun tak tersampaikan...

Rabu, 12 Desember 2012

Tentang Rasa


Ini tentang apa atau ini apa dan seperti apa, entahlah kadang perasaan sangat lah sulit untuk di curahkan kedalam bentuk apapun itu. Selalu berusaha membuat diri ini tenang dengan cara apapun itu. Tapi aku tau apa yang harus aku lakukan, apa yang kurasa. Tulisan lebih mewakili semua rasa, tentang apapun itu aku lebih senang menulisnya, tanpa harus berkata. Dia, ya dial ah yang selalu aku sembunyikan dibalik semua apa yang aku rasa. Dia hanya aku yang rasa, berbagi bukanlah hal yang aku inginkan. Karena cerita ini kita yang punya.

Aku tidaklah pandai membuat kata akan rasa. Aku tidaklah pandai membuat semuanya indah dengan kata-kata. Ya walau aku tau, kata-kata dapat mewakili apa yang kita rasa. Tapi itu sangatlah sulit bagi aku ini.
Entah ini rasa apa, tapi yang aku tahu aku sangat merindukan dia, ya dia yang aku rasa makin menjauh dari segalanya. Mungkin aku adalah sosok yang datang dan pergi. Mungkin aku adalah sosok yang entah harus berperan seperti apa,seperti siapa.

Tapi yang aku rasa tidak pernah berubah sedikitpun. Tidak ada yang berkurang walau kita melepas sekalipun. Aku masih tetap aku yang dulu untuk kamu. Hanya saja jalan kita sedang berjalan di jalan yang berlainan.

Kalau saja aku tak dapat berjalan bersama dia kelak. Namun aku bahagia, aku pernah singgah dan tumbuh dalam rasa ini.

Dan akhirnya aku tahu apa itu CINTA.