Aku mulai belajar untuk menikmati kamu dari sosok yang lain.
Dari sisi pantulan cermin yang kubuat merefleksikan wujud seutuhnya. Ya aku
mulai belajar dari ketiadaan akan rasa yang tersimpan di satu sisi hati. Aku mencoba
membuat dekat dengan berbagai hal yang sedikit aku lupakan. Dan kamu tetap
setia dampingi aku dengan senyum yang selalu aku ingat itu.
Seolah hati membias tak hancur akan keadaan. Walau itu terlihat samar tapi tetap utuh selama aku masih menghirup manisnya karunia yang diberikan Nya. Kamu, ia kamu selalu melengkapi ketiadaan waktu yang tidak bisa aku penuhi. Membuat aku belajar tentang keadaan akan ketiadaan.
#kamu ada dekat
denganku dari balik bingkai kaca

