Aku tinggalkan kota ini dengam segala harapan dan cita yang pernah ada.
Aku bawa semua kenangan tanpa aku biarkan terberai.
Aku suka dengan senyum bahagia yg tampak dari raut muka yang masih sangat detail dalam ingatan.
Senyum sapa kamu dan semua keluargamu yang selalu hangat dan menjadi favoritku.
Kamu terlihat sangat cantik dan anggun dengan gaun pernikahan itu.
Sekali lagi kamu panggil aku dengan sebutan yang aku rindukan keluar dari bibirmu
"FERDOOONNNN".
Kamu memang wanita yang aku kenal deya.
Tidak pernah sekalipun aku sesali cerita yang tertulis atas nama kita.
Dulu kamu pernah bilang cinta harus di pertanggung jawabkan.
Dan itulah yang aku liat tadi siang minggu 7 september 2014.
Bahagia selalu dalam cerita hidup mu nong.
Dan aku kembali ke kotaku dengan membawa kembali hati yang pernah kamu curi.
Wikipedia
Hasil penelusuran
Senin, 08 September 2014
Dia
3 dini hari aku masih terjaga. Entah apa yang sedang aku khawatirkan. Badan terasa begitu lelah namun tetap saja mata tidak dapat terpejam, apa yg sedang aku rasa. Hari ini adalah hari lahirku. Bagiku itu tidak lah terlalu penting untuk di ingat. Banyak suara merambat melalui udara masuk kedalam lubang telinga terpantul melalui gendang telinga lalu terekam di dalam otak. Dengkuran detak jam dinding bunyi kenalpot kendaraan dan putaran kipas yg menemani.
Ini bukan kotaku.
200 km aku berada jauh dari tempatku. Ini kota yang dingin. Kota yang pernah aku cintai. Ya pernah tentunya dan terekam lalu tersimpan dengan rapih. Hari ini ada yang sangat berbahagia, bukan aku tapi dia. Selamat untuk dia atas semuanya. Aku selalu berdoa untuk dia, karena semua tentang dia, kehidupan dan yang ada di sekelilingnya begitu baik untuk di kenang. Akhirnya pencarian dia berlabu dengan sangat baik. Akan aku pinta apa yang pernah dia curi. Agar aku pun bisa merasakan apa yang dia rasakan kelak. Akan ku jabat tangannya, akan ku tatap matanya dan ku ambil hatiku kembali.
Dan hingga aku selesai menulis mata ini masih terjaga
Ini bukan kotaku.
200 km aku berada jauh dari tempatku. Ini kota yang dingin. Kota yang pernah aku cintai. Ya pernah tentunya dan terekam lalu tersimpan dengan rapih. Hari ini ada yang sangat berbahagia, bukan aku tapi dia. Selamat untuk dia atas semuanya. Aku selalu berdoa untuk dia, karena semua tentang dia, kehidupan dan yang ada di sekelilingnya begitu baik untuk di kenang. Akhirnya pencarian dia berlabu dengan sangat baik. Akan aku pinta apa yang pernah dia curi. Agar aku pun bisa merasakan apa yang dia rasakan kelak. Akan ku jabat tangannya, akan ku tatap matanya dan ku ambil hatiku kembali.
Dan hingga aku selesai menulis mata ini masih terjaga
Ingatan Kembali
Kalau kamu ada di sini pasti akan suka dengan sore ini. Apakah kamu masih pecinta senja seperti dulu?.
Asap lokomotif kereta, putaran roda saling bersautan. Apakah kamu masih ingin terus bertualang?.
Membuat tulisan tetang semuanya tanpa peduli apapun yang mengomentari. Apakah tulisanmu masih seberani dulu?
Aroma kopi yang keluar saat panasnya air dituangkan dalam cangkir favoritmu. Apakah kopi ini masih nikmat saat hujan hampiri dan kamu aku dekap?
Saat kau terlelap di sampingku, aku suka ekspresi sekalipun kau begitu nyenyaknya. Apakah kau ingat saat kau terbangun aku tersenyum tak lepas di sampingmu?
Asap lokomotif kereta, putaran roda saling bersautan. Apakah kamu masih ingin terus bertualang?.
Membuat tulisan tetang semuanya tanpa peduli apapun yang mengomentari. Apakah tulisanmu masih seberani dulu?
Aroma kopi yang keluar saat panasnya air dituangkan dalam cangkir favoritmu. Apakah kopi ini masih nikmat saat hujan hampiri dan kamu aku dekap?
Saat kau terlelap di sampingku, aku suka ekspresi sekalipun kau begitu nyenyaknya. Apakah kau ingat saat kau terbangun aku tersenyum tak lepas di sampingmu?
Langganan:
Komentar (Atom)