Di pagi hari yang biasa, aku terbangun oleh sentakan suara
ayahku, hahahaha rupanya dia bangun kesiangan dan minta d anterin. Dengan nyawa
yang belum sepenuhnya menyatu, mencoba alihkan perhatian kasur, guling bantal
dan semua temanya. Seperti prajurit yang
harus sigap terhadap apapun ku bangun dan mengambil pakaian yang usang dan
celana cordoray. Kucoba untuk mengeluarkan blu, dengan setengah sadar kucoba
dengan susah payah. Huft ternyata belum selesai pula tugas ku ini. Satu hal
yang paling penting lagi untuk si blu, yaitu membangunkan dia sungguh
merepotkan.
Kulihat jam menunjukan jam 7.30 am. Ku coba untuk tetap
terjaga walau badan ini masih sangat lelah. Kunyalakan kotak ajaib yang sudah
lama aku tidak menggunakanya. Ada acara tentang kebahagian sepasang manusia dari orang yang sangat penting di
negri ini. Awalnya sangat lah biasa, tidak ada yang menarik. Tetapi ntah kenapa
hati ini seolah terguncang dengan adegan yang
ada di dalam kotak ajaib itu. Tidak perna di dalam hidup ini sekalipun
merasakan hal semacam ini. Setetes dua tetes air mata tiba2 jatuh dari kedua
mata ini, aku tidak atau pasti apa penyebabnya.
Apakah aku punya kekhawatiran terhadap diri ini setelah melihat hal seperti
itu?
Apakah aku cukup takut untuk menghadapinya?
Atau adakah yang lain yang kurasa sehingga harus air mata ini
keluar?
#pagi dan air mata