Ini apa, mendung tapi tak kunjung datang rinai hujan yang ku
tunggu. Namun aku biarkan menemani perjalanan ini menuju bagian barat kota
tangerang. Dia wanita pilihan membuat petisi dalam sebuah pesan singkat. Seolah
dia berdemo atas apa yang dia lihat dan rasakan. Aku menanggapi dan coba
mengerti apa maksud dari protes ini. Ada dalam beberapa kalimat yang aku tulis
lampau, dia wanita pilihan tidak menyukai kalimat - kalimat yang tersusun itu. Maaf aku tidak
dapat membatasi ini dalam bentuk kata yang tersusun kalimat lalu tertulis. Hanya
dengan bentuk itu aku dapat lebih membucah kalimat yang tidak mampu terlisan. Jangan
ragukan dia wanita pilihan. Aku tutup semua dengan kesunyian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar